Bencana Longsor di 2 Kecamatan, Kapolres Bersama Dandim 1414 Tana Toraja Turun Langsung Evakuasi Korban

TORAJA TIMES.com – Tana Toraja | Kabupaten Tana Toraja kembali berduka, kembali terjadi bencana alam tanah longsor yang terjadi didua titik wilayah yakni Kecamatan Makale dan Kecamatan Makale Selatan pada Sabtu malam (13/04/2024) sekitar pukul 22.30 Wita, kini menelan korban jiwa

Longsor yang terjadi di dua titik, yakni di Kelurahan Manggau Kecamatan Makale dan Lembang Randan Batu Kecamatan Makale Selatan Kabupaten Tana Toraja.

Adapun titik longsor terjadi di Kelurahan Manggau Kecamatan Makale dan di Lembang Randan Batu Kecamatan Makale Selatan, pasca kejadian sigap pihak TNI – Polri, Pemda dan masyarakat sekitar mendatangi lokasi kejadian dan melakukan evakuasi terhadap para korban

Nampak Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo, didampingi Dandim 1414/Tator Letkol Arh Bani Sepang turun langsung menyaksikan proses pencarian korban yang tertibun longsor

Menurut Kapolres Tana Toraja Pencarian dan evakuasi korban tertimbun longsor dilakukan hingga Minggu sore (14/04/2024), dan berhasil menemukan sebanyak 18 korban yang meninggal dunia.

“Hingga sore tadi Kami bersama Dandim 1414/ Tator dan anggota bersama Pemda, Basarnas, BPBD dibantu masyarakat sekitar melakukan pencarian terhadap korban yang tertibun longsor, dapat kami informasikan bahwa ada dua titik longsor yang pertama di Kelurahan Manggau Kecamatan Makale dengan jumlah korban meninggal dunia 14 orang dan yang selamat 4 orang dan belum ditemukan 2 orang yang kedua di Lembang Randan Batu Kecamatan Makale selatan dengan jumlah 4 Orang meninggal dunia dan yang selamat 3 orang yang saat ini korban telah dievakuasi kerumah sakit Lakipadada dan sinar kasih untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut” Jelas Kapolres

Kapolres Tana Toraja juga mengucapkan bela sungkawa yang sebesar – besarnya atas kejadian bencana tanah longsor yang menelan korban.

“Keluarga besar Polres Tana Toraja beserta Staf dan Bhayangkari mengucapkan bela sungkawa yang sebesar – besarnya atas kejadian bencana tanah longsor yang menelan korban jiwa, semoga para korban meninggal dunia dapat diterima amal ibadahnya disisi tuhan yang maha esa dan korban selamat mendapatkan perawatan yang maksimal hingga dapat sehat kembali amin” harap Kapolres.

Kondisi terakhir pencarian korban yang belum ditemukan akan dilanjutkan besok dengan menurunkan 21 Tim SAR Brimob Polda Sulsel dan 2 unit K9 anjing pelacak,”ungkap Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo. (*)

Penulis : Eno
Editor   : Rahmad