Listrik Padam Se Toraja Utara Sejak Sore, Manajer PLN : Akibat 2 Pohon Bambu Patah Menimpa Gardu Induk PLN

TORAJA TIMES.com – Toraja Utara | Aliran Listrik Padam di Kabupaten Toraja Utara sejak sore pukul 17.00 Wita hingga malam ini belum juga menyala, Minggu (24/03/2024).

Masyarakat keluhkan adanya pemadaman listrik se Kabupaten Toraja Utara tanpa ada pengumuman atau pemberitahuan dari pihak PLN Toraja Utara.

Salah satu masyarakat Kota Rantepao sebut saja namanya ibu Elis yang keluhkan padamnya Listrik di Rantepao. Menurutnya sejak sore tadi hingga malam ini listrik belum menyala, sehingga aktifitas kami juga terganggu. Apalagi anak kami yang mau kerja tugas sekolah.
“Ya kita harapkan listrik menyala sebelum jam 8 malam, sehingga anak kami bisa selesaikan tugas sekolah,”Kata Ibu Elis kepada media Toraja Times.

Saat di konfirmasi Manajer PLN Rantepao, Bapak Sadrak melalui via selulernya mengatakan bahwa padamnya aliran listrik di karenakan adanya pohon Bambu yang tumbang di Gardu Induk yang berlokasi di Ke’te Kesu’. Sehingga aliran listrik seluruh Toraja Utara Padam semua,”Katanya.

Sadrak menjelaskan bahwa Gardu Induk PLN yang ada di Ke’te Kesu’ adalah aliran listrik dari Makale Kabupaten Tana Toraja. Jadi semua aliran listrik mati se Toraja Utara.
Disampaikan juga bahwa dirinya sekarang berada di lokasi Ke’te Kesu’ lagi dalam perbaikan akibat 2 bambu yang jatuh menimpa Gardu Induk, dan diusahakan aliran listrik dalam waktu yang tidak terlalu lama akan menyala,”ungkap Sadrak.

Manajer PLN Rantepao, Bapak Sadrak melalui WhatsAppnya mengambil foto lokasi Gardu Induk PLN yang tertimpa 2 Pohon Bambu Pattung di Ke’te Kesu’ dan mengirimoan ke WhatsApp redaksi media Toraja Times.com, untuk membuktikan bahwa padamnya aliran listrik di karenakan adanya Pohon Bambu yang patah. (*)

Penulis : Eno
Editor   : Rahmad