TORAJATIMES.com

Objektif & Aktual

Peneror Pelemparan Gereja Terus Terjadi di Palopo, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Minta Kapolres Segera Ungkap Pelaku

Peneror Pelemparan Gereja Terus Terjadi di Kota Palopo, Anggota DPR RI Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang Minta Kapolres Segera Mengungkap Pelaku.

TORAJA UTARA, Torajatimes.com | Aksi teror berupa pelemparan terhadap gereja dan rumah warga di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, hingga kini masih terus terjadi. Peristiwa yang sebelumnya telah menyita perhatian publik dan mendapat sorotan dari Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang itu disebut belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian, bahkan dilaporkan masih berlangsung hampir setiap hari dalam beberapa bulan terakhir.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai aparat penegak hukum belum mampu memberikan kepastian hukum dengan mengungkap dan menangkap pelaku yang diduga berada di balik serangkaian aksi teror tersebut.

“Pasalnya, kejadian itu bukan hanya terjadi sekali atau dua kali, melainkan berulang dalam kurun waktu yang cukup lama hingga membuat warga hidup dalam rasa takut,” Ucap Anggota DPR RI Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang.

Frederik Kalalembang menyampaikan kekecewaan dan keprihatinannya atas penanganan kasus yang dinilai berjalan lambat.

Menurutnya, persoalan keamanan masyarakat tidak boleh dianggap remeh, terlebih ketika menyangkut rumah ibadah dan keselamatan warga yang terdampak langsung oleh aksi teror tersebut.

“Saya sudah meminta Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma untuk segera menindaklanjuti kasus ini. Namun hingga saat ini saya belum melihat hasil yang signifikan. Pelaku belum juga diamankan, sementara aksi teror masih terus terjadi,” Ujar Frederik Kalalembang.

“Jika kasus seperti ini belum dapat diselesaikan, bagaimana dengan persoalan lain yang lebih besar seperti BBM ilegal dan sebagainya?” Ungkap Jendral dua bintang ini, Senin (1/6/2026) kepada redaksi media toraja times.

Ia juga menyoroti situasi keamanan di Kota Palopo yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Ia mempertanyakan sejauh mana komitmen aparat dalam menciptakan rasa aman dan menjaga ketertiban di wilayah hukum Polres Palopo.

“Peristiwa ini sudah berulang kali terjadi dan tidak bisa dianggap sebagai hal biasa. Jika masalah seperti ini belum mampu dituntaskan, tentu publik akan mempertanyakan kinerja kepolisian. Saya melihat belum ada perhatian yang serius terhadap kejadian ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Anggota DPR RI, Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan rasa aman. Karena itu, ia akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Irjen Djuhandani selaku Kapolda Sulawesi Selatan.

“Apabila penanganan kasus ini masih belum menunjukkan perkembangan berarti, ia akan meminta evaluasi lebih lanjut kepada Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.

Jendral dua bintang ini menegaskan, jika Kapolres Palopo tidak dapat ditangani secara maksimal, saya akan menyampaikannya kepada Kapolri untuk dilakukan evaluasi. “Negara tidak boleh kalah oleh pelaku teror, dan aparat kepolisian harus hadir untuk memberikan perlindungan serta rasa aman kepada masyarakat,” tegas Anggota DPR RI, Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang. (*)

Penulis : Eno
Editor  : Redaksi/Rahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini