Proyek Pembangunan Jembatan Malangngo’ Toraja Utara di Lanjutkan, Walaupun Sempat di Hentikan

TORAJA TIMES.com – Toraja Utara | Proyek Pekerjaan Pembangunan Jembatan Malangngo’ ruas rantepao – Sa’dan – Batusitanduk Kabupaten Toraja Utara Tahun Anggaran 2023 dilanjutkan kembali, setelah dihentikan pekerjaannya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Tahun 2023 lalu.

Diketahui bahwa Proyek Pekerjaan Jembatan Malango’ atau Jembatan Kembar ini sempat dihentikan untuk sementara berdasarkan perintah dari Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023 lalu.

Saat di konfirmasi melalui WhatsAppnya, Kamis 18 April 2024 lalu, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK), BM Rosadi mengatakan bahwa benar proyek pekerjaan jembatan Malango’ sudah mulai dilanjutkan di bulan April ini dan pekerjaan sementara di kerjakan di Rantepao,” kata Rosadi.

Rosadi juga menyampaikan bahwa pekerjaan Jembatan Malango’ tetap dilanjutkan oleh rekanan yang mengerjakan proyek ini. Untuk anggaran proyek pekerjaan ini masih tetap sesuai kontrak awal,”ujarnya.

Lanjut Rosadi bahwa proyek pekerjaan jembatan Malango’ dilanjutkan pada bulan April ini dan pekerjaan harus selesai pada 30 Juni 2024 mendatang,”ucap Rosadi kepada media toraja times melalui sambungan WhatsAppnya.

Rosadi berharap dengan dilanjutkannya proyek pekerjaan jembatan Malango’ ini bisa selesai tepat waktu tanpa ada kendala,”terangnya.

Seperti diketahui bahwa Proyek Pekerjaan Jembatan Malango’ Kabupaten Toraja Utara atau Jembatan Kembar ini di anggarkan melalui anggaran yang bersumber dari APBD Tk.I Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp.6.617.166.122.50,- (Enam miliar enam ratus tujuh belas juta seratus enam puluh enam ribu seratus dua puluh dua lima puluh rupiah).

“Bahwa Pembangunan Proyek Jembatan Malangngo’ dikerjakan oleh CV. Jangka Utama dengan nomor kontrak 602.1.008/059/DBMKB-BJBT/2023 tanggal 27 Juni 2023 dengan besar anggaran Rp.6.617.166.122.50,-.

Pekerjaan Pembangunan Jembatan Malangngo’ Kabupaten Toraja Utara mulai dikerjakan pada Bulan Juni – Desember 2023 sesuai nomor dan tanggal kontrak atau berjalan 6 bulan, tapi pekerjaan ini dihentikan untuk sementara.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, progres pekerjaan Jembatan Malangngo’ Kabupaten Toraja Utara Tahun 2023 lalu baru mencapai sekitar 40 persen. Dan rekanan yang sama akan melanjutkan sampai selesai pada bulan Maret atau April,”jelasnya.
“Hanya saja Rosadi selaku penanggungjawab pembangunan Pekerjaan Jembatan Malangngo tidak menyampaikan secara rinci kendala dan hambatan sehingga pekerjaan dihentikan sementara. Dia hanya mengatakan berdasarkan surat dari Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan bahwa dilakukan penghentian kontrak sementara dan penundaan pembayaran.

Untuk diketahui bahwa Jembatan Malango’ adalah jembatan yang menghubungkan dua jalan Provinsi, yakni jalan Rantepao – Sa’dan -Luwu dan Jalan Rantepao – Sereale – Sulbar.(*)

Penulis : Eno
Editor   : Tommy T