Aliansi Pemuda Selamatkan Toraja Sodorkan 4 Poin Kesepakatan Bersama, Kapolres Tandangani Diatas Materai 10 Ribu
TORAJA UTARA, Toraja Times.com | Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto, S.IK. M.Si di dampingi Kasat Intelkam, IPTU Desi Salinding menerima perwakilan dari Aliansi Pemuda Toraja Selamatkan Toraja di ruang pertemuan Kapolres Toraja Utara usai menggelar aksi damai di depan Mapolres Toraja Utara, Senin (30/3/2026).

Sekitar 15 orang perwakilan Pemuda Toraja diterima Kapolres dan meyampaikan aspirasi dan seruan yang sudah dipersiapkan oleh Aliansi Pemuda Toraja.
Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto, mengucapkan selamat datang di Mapolres Toraja Utara kepada Pemuda Toraja. Ia menyampaikan bahwa bagaimana melihat situasi-situasi yang disampaikan oleh Pemuda Toraja sedang tidak baik-baik saja, khususnya permasalahan-permasalahan sosial yang ada di Toraja Utara.
“Memang sudah lama saya tunggu dan ini bentuk dukungan moral yang luar biasa kepada kami, motivasi yang luar biasa kepada kami, untuk kami kedepan lebih baik. Luckyto juga mengatakan bahwa Polres Toraja Utara ternyata tidak sendiri, ada teman-teman pemuda yang mengawasi kami dari jauh, bagaiman kami bisa bekerja untuk masyarakat,” ucapnya.
Luckyto juga mengatakan bahwa selalu menyampaikan diforum-forum bahwa kami kepolisian dan khususnya Polres Toraja Utara selalu menyatakan bahwa kami bukan organisasi yang sempurna, masih banyak kekurang yang di miliki. “Dengan kehadiran Pemuda Toraja bisa menjadi doping untuk kedepan bisa memperbaiki permasalahan-permasalahan sosial yang ada di Toraja Utara seperti Narkoba, Perjudian, Seks Bebas dan permasalahan sosial lainnya,” Ungkapnya.
Kapolres Toraja Utara juga menyampaikan bahwa dengan adanya hal seperti ini, semakin menguatkan kami kedepan, bagaimana kami terus berkomitmen dan berkonsistensi untuk bersama semua elemen masyarakat bisa memulai menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di Toraja Utara.
Ia juga mengatakan bahwa bagaimana kita lebih memahami dinamika kemasyarakatan dibawah, terkait permasalahan-permasalahan sosial seperti SBY dan tedong silaga. Polres Toraja Utara berupaya semaksimal mungkin untuk memitigasi mencegah terjadinya hal itu. AKBP Stephanus Luckto juga menyampaikan bahwa saya jangan di tinggal sendiri, Polri jangan ditinggal sendiri butuh bantuan dari masyarakat dan Pemuda Toraja. “Ini permasalahan sosial, Kapolres juga butuh kontrol sosial masyarakat, patron-patron sosial di masyarakat untuk menguatkan,” imbuhnya.
Kapolres juga menyebutkan bahwa kegiatan SBY di hari jumat, Sabtu dan Minggu sudah tidak ada lagi selama dirinya menjadi Kapolres, kalaupun dulunya pernah ada. Ini juga menjadi koreksi, sekarang ada selamat pagi, selamat siang, selamat sore itupun kami tekan, sekarang jadinya selamat malam. “Bayangkan ayam yang matanya rabun saja bisa di kondisikan untuk selamat malam, jadi teorinya ini seperti teori balon, dipencet sini pencet sana dan kami datangi tongkonan disana tapi diam seribu bahasa,” ungkap AKBP Luckyto.
Kapolres berharap kepada Pemuda agar bisa menjadi agen-agen perubahan, karena itu menjadi kekuatan utama untuk perubahan dimasyarakat dan menjadi pondasi utama, sehingga semua punya kontribusi untuk Toraja Utara.
“Saya tidak mau seperti keledai yang mau masuk di lubang yang sama dan ini menjadi peristiwa yang luar biasa. Ini menjadi mujizat buat saja, bagaimana menciptakan kondisi yang lebihbbaik kedepan untuk Toraja Utara, khususnya menyikapi masalah-masalah sosial yang ada di Toraja Utara,” ujar Kapolres.
Kapolres mengajak kepada Pemuda Toraja untuk deklarasi Moral di Lapangan Bakti dan Lapangan Kodim agar semua masyarakat turun untuk deklarasi revolusi mental dan mengajak semua tokoh adat, tokoh agama dsn tokoh pemuda, sehingga kita mempunyai legitimasi yang kuat dengan diperhadapkan masalah-masalah sosial tadi.
AKBP Luckyto konsisten dan berkomitmen akan membasmi semua permasalahan-permaslahan sosial yang ada di Toraja Utara.
Usai menyampaikan persoalan-persoalan sosial dan berdiskusi dengan Aliansi Pemuda Toraja dilanjutkan dengan penandatanganan 4 (empat) poin kesepakatan bersama yang juga tandangai oleh sejumlah elemen atau organisasi Pemuda Toraja dengan di berikan Materai 10 Ribu.
Berikut Bunyi 4 Poin kesepakatan yang di tandatangani dan dibacakan langsung oleh Kapolres Toraja Utara:
1. Kapolres Toraja Utara berkomitmen untuk memerangi segala bentuk penyakit sosial selama menjabat sebagai Kapolres Toraja Utara, antara lain Narkoba, Judi, dan Seks Bebas.
2. Kapolres Toraja Utara berkomitmen untuk tidak mentolerir Pelaku Judi berkedok Adat dan Budaya.
3. Kapolres Toraja Utara berkomitmen menindak indikasi anggotanya yang melegitimasi atau memberikan ruang-ijin kepada mavia judi berkedok adat dan budaya.
4. Kapolres Toraja Utara berkomitmen bersinergi dengan Tokoh Keagaaman/Keumatan, Tokoh Adat dan Budaya serta Tokoh Pemuda untuk melaksanakan tugas sesuai Undang-Undang Kepolisian secara konsisten dan terukur.
Usai membacakan 4 poin kesepakatan bersama, Kapolres Toraja Utara menegaskan dalam candaan bahwa kalau laki-laki yang di pegang adalah omongannya, kalau tidak apalagi yang bisa dipegang, sambil senyum dan tertawa dan menyerukan teriakan meolikomi sebanyak tiga kali kepada pemuda Toraja.(*)
Penulis : Eno
Editor : Redaksi/Rahmad

Tinggalkan Balasan