TORAJATIMES.com

Objektif & Aktual

HUT ke-18 Gerindra Toraja Utara Digelar Sederhana Namun Sarat Makna, Bupati Frederik Palimbong Potong Tumpeng Ajak Wartawan

HUT ke-18 Gerindra Toraja Utara Digelar Sederhana Namun Sarat Makna, Bupati Frederik Palimbong Potong Tumpeng Ajak Wartawan, Jumat (6/2/2026). FOTO: torajatimes.com

TORAJA UTARA, TORAJA TIMES.com | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Toraja Utara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18 secara sederhana namun sarat makna di Sekretariat Partai, jalan Monginsidi Rantepao, Toraja Utara. Peringatan tersebut ditandai dengan potong tumpeng serta kegiatan berbagi kebersamaan dengan melaksanakan kunjungan kasih ke panti asuhan RBM Tangmentoe dan panti asuhan Tagari, Jumat (6/2/2026).

Bupati Toraja Utara yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong Potong Tumpeng di dampingi Sekretaris DPC Partai Gerindra, Paulus Kondorura (kanan) dan anggota DPRD Toraja Utara Fraksi Gerindra (kiri) . FOTO: torajatimes.com

Kegiatan HUT Ke 18 Partai Gerindra yang berlangsung di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Toraja Utara itu dihadiri jajaran pengurus DPC, anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara Fraksi Gerindra, serta puluhan wartawan juga hadir menyaksikan potong tumpeng oleh Ketua DPC Gerindra yang juga Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.

Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra tahun ini mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, yang menjadi refleksi semangat kebersamaan serta komitmen partai untuk terus menghadirkan kerja nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Toraja Utara, dalam sambutannya menyampaikan, usia 18 tahun merupakan fase penting bagi sebuah partai politik. Ia mengibaratkan usia tersebut sebagai masa remaja yang membutuhkan kehati-hatian dalam setiap langkah perjuangan politik.

Ia menegaskan, selama perjuangan Partai Gerindra diniatkan untuk kemaslahatan umat, maka setiap kebaikan yang dilakukan akan membuahkan hasil pada waktunya.

“Kalau tujuan kita baik dan untuk kemaslahatan umat, teruslah melakukan kebaikan. Yakinlah, kebaikan itu pada saatnya akan kita tuai dan kita panen. Sebuah langkah besar tentu membutuhkan waktu,” tambahnya.

Di usia Gerindra yang ke-18 ini, kita diminta untuk tetap kompak, mampu bergerak, dan memberi dampak nyata di tengah masyarakat, agar partai tetap dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucap Frederik.

Frederik mengakui, usia 18 tahun menandai fase kedewasaan partai, yang harus diiringi dengan sikap semakin bijak, matang, dan terbuka dalam menyerap aspirasi rakyat. Tak hanya itu, di usia dewasa ini bagi Partai Gerindra adalah momentum refleksi partai agar semakin matang dan dewasa dalam berpolitik serta mengabdi kepada masyarakat.

Bupati Toraja Utara yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong di dampingi Sekretaris DPC Partai Gerindra, Paulus Kondorura (kiri) berdiskusi bersama Puluhan Wartawan di HUT Ke 18 Partai Gerindra, Jumat (6/2/2026) sore. FOTO: torajatimes.com

Frederik menyebutkan bahwa Kompak artinya kita solid di dalam barisan. Seperti hari ini, kita hadir bersama dalam perayaan HUT Partai Gerindra. “Ini menunjukkan kekompakan yang luar biasa,” ujarnya.

Kemudian, politisi partai besutan Prabowo Subianto ini juga menafsirkan bahwa bergerak bersama masyarakat adalah tujuan utama partainya. “Disamping itu, ia juga menegaskan bahwa kader Gerindra, khususnya yang duduk di lembaga legislatif, harus aktif turun ke lapangan dan hadir dalam berbagai persoalan rakyat,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong yang akrap di sapa Bro Dedy.

Ia juga menyampaikan harapan agar Partai Gerindra dapat terus berkontribusi dalam menyejahterakan masyarakat serta mendoakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan kelancaran dalam memimpin bangsa.

Usai berikan sepatah kata di HUT Gerindra, Frederik Victor Palimbong juga mengajak puluhan wartawan untuk berdiskusi terkait perjuangan DOB Luwu Raya dimana Masyarakat Toraja dua Kabupaten akan bersama berjuang untuk DOB Provinsi Luwu Toraja. Tak hanya itu, isu nasional juga menjadi topik diskusi. Diskusi berjalan sekira 2 jam bersama Bupati Frederik Victor Palimbong. (*)

Penulis : Eno
Editor  : Redaksi/Rahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini