TORAJATIMES.com

Objektif & Aktual

Judi Berkedok Adat Marak di Toraja, Ribuan Pemuda Toraja Teriakkan Didepan Mapolres Toraja Utara

Judi Berkedok Adat Marak di Toraja, Ribuan Pemuda Toraja Teriakkan Didepan Mapolres Toraja Utara, Senin (30/3/2026). FOTO: torajatimes.com

TORAJA UTARA, Toraja Times.com | Ribuan Pemuda Toraja menggelar aksi di depan Mapolres Toraja Utara, Senin 30 Maret 2026. Aksi demonstrasi yang digelar oleh Pemuda Toraja ini menyerukan tolak penyakit sosial dan selamatkan generasi muda Toraja.

Ribuan Pemuda Toraja Geruduk Mapolres Toraja Utara, Serukan Selamatkan Toraja dari Penyakit Sosial.

Sepuluh organisasi pemuda dan mahasiswa yang menamakan Aliansi Pemuda Selamatkan Toraja ini menuntut Kapolres Toraja Utara menindak tegas penyakit sosial bentuk Judi sabung ayam dan judi adu kerbau (tedong silaga) yang berkedok Budaya Toraja.

Andarias salah satu Pemuda Toraja yang menyampaikan bahwa aksi yang digelar bukan aksi tandingan, bukan aksi kekecewaan dan bukan aksi kebencian, tapi aksi yang digelar adalah aksi karena mencintai kepolisian Toraja Utara.

Ia menyampaikan bahwa aksi yang disampaiianbadalab aksi memberikan dukungan moral untuk menegakkan keadilan dan menumpas setiap pelanggaran yang sedang terjadi. “Dia juga menyebutkan bahwa pemuda toraja takut dan gentar karena kami tidak tau kapan penyakit sosial menerkam kam,” ucap Andarias aktifis Pemuda ini.

Andarias mengungkapkan bahwa Pemuda Toraja yang hadir di depan Mapolres Toraja Utara menaruh keprihatinan karena kami hadir untuk menjadi harapan bagsa dan negara, akan tetapi akhir-akhir ini menjadi sebuah ketakutan dan keprihatinan bahwa penyakit sosial semakin merajalela yang dijembatani hedonisme dan oportunis. “Oleh karena itu, kami hadir di polres Toraja Utara karena kecintaan kami terhadap Kapolres Toraja Utara bersama personil Polres Toraja Utara,” Ujarnya.

“Pemuda Toraja hadir disini (red-Mapolres Toraja Utara) karena kami percaya mampu menumpas kejahatan yang sudah merajalela. Andarias juga menegaskan bahwa narkoba dan perjuadian begitu liar dan lancar di Toraja Utara ini. “Kami tidak tau siapa yang bertanggungjawab didalamnya, tapi kami percaya pihak kepolisian mampu menumpas bentuk perjudian dan peredaran Narkoba,” jelasnya.

Andarias menyebutkan bahwa yang bukan adat dan budaya Toraja silakan ditumpas, Kapolres jangan tidur, silakan tumpas dan kami percaya kapolres dapat menindak penyakit sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

Hal yang sama di sampaikan Sekretaris KNPI, Alfalima Tangdilian dalam orasinya mengatakan bahwa rumah yang ada (red-kantor Mapolres Toraja Utara) adalah rumah keadilan dan rumah Tuhan yang dapat menegakkan keadilan. Ia juga menekankan bahwa hari ini berikan kami pemuda yang cinta akan gereja dan cinta akan Toraja maka akan ku gemparkan Toraja dan akan ku gemparkan Polres Toraja Utara.

Alfalima juga menyampaikan bahwa nyata terpampang jelas didepan mata penyakit-penyakit sosial seperti judi dan narkoba diduga kuat ikut diambil alih dan dilegitimasi oleh aparat yang tidak bertanggungjawab.

Ia menyebutkan bahwa ada seolah-olah aparat hari ini berpangku tangan, bersenang senang diatas konflik yang terbangun dialam kami masyarakat Toraja. “Hari ini tamparan yang sangat keras kepada Polres Toraja Utara secara khusus, dimana rumah yang kita anggap sebagai rumah yang memberikan payung hukum yang jelas, malah terimplikasi melakukan tindak pidana penyakit sosial seperti perjudian dan narkoba,” ungkap Sekretaris KNPI Toraja Utara.

Sekretaris KNPI Toraja Utara juga mengungkapkan bahwa Kasat dan Kanit Narkoba terjerat dalam jeratan hukum. “Lantas Penyidik dan lantas aparat hukum mana lagi yang kita percaya, siapa lagi yang harus kita tempati untuk memberikan keluhan dan mencari keadilan. Kondisi hari ini sudahbtidak lagi mengamalkan falsafah hukum yang ada,” ujar Alfalima.

“Kami menyayangkan bahwa aparat kepolisian bisa di ninabobokan oleh mavia-mavia judi yang kemudian mengkafer yang mengatasnamakan bahwa ini melestarikan adat, sungguh jahat. Ia menyebutkan bahwa terpampang nyata dibeberapa arena dilarang berjudi, tapi kalian buta hati lima dua lima tiga dikatakan disitu. Apakah itu dikatakan aparat hukum menjalankan payung hukum yang ada,” ucapnya.

Sekretaris KNPI Toraja Utara dengan lantang menyampaikan bahwa maraknya judi sabung ayam yang diketahui dan diduga dibekingi oleh aparat kepolisian, jangan tutup mata bapak Kapolres, tindaki anggotanya yang melanggar atau kami lagi yang akan bersurat ke Mabes Polri. “Ada data dan fakta yang kami miliki, hati-hati dan ada dua institusi didalam Polres Toraja Utara hati-hati yang memberikan legitimasi kepada acara-acara yang berkedok adat dan sebenarnya melegalisasi Judi di Toraja Utara,” tegas Alfalima Tangdilian didepan ribuan Pemuda Toraja.

“Dia mengungkapkan bahwa ada adat adat baru, adat-adat tambahan yang dibungkus sedemikian rupa dan akhirnya menjadi sebuah kebiasaan, kami dari Pemuda Toraja akan mencegah agar itu tidak terjadi,” pungka Sekretaris KNPI Toraja Utara. (*)

Penulis : Eno
Editor  : Redaksi/Rahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini