Kuras ATM Majikannya, Pasangan Suami Istri di Tangkap Tim Resmob Polres Tana Toraja
TORAJA TIMES.COM – TANA TORAJA | Asisten Rumah Tangga (ART) pasangan suami istri inisial KS (29) dan H (38), nekat curi dan kuras isi Automatic Teller Machine (ATM) majikannya.
Aksinya ini berhasil di ungkap Unit Resmob Polres Tana Toraja tidak lebih dari 4×24 jam.
![](https://torajatimes.com/wp-content/uploads/2025/02/1000213908.jpg)
Tertangkapnya terduga pelaku berawal dari laporan korban RR (53) di Mapolres Tana Toraja sejak tanggal 04 Februari 2025 yang kemudian ditindak lanjuti oleh personil Satuan Reskrim dengan melakukan serangkaian penyelidikan.
Atas peristiwa ini, terduga pelaku berhasil menguras ATM milik korban di 31 brilink dengan 61 kali penarikan dengan jumlah total Rp 537.815.000 (lima ratus tiga puluh tujuh juta delapan ratus lima belas ribuh rupiah).
Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo saat ditemui media membenarkan bahwa pihaknya telah menahan sepasang suami istri di Polres Tana Toraja sejak 7 Februari 2025 atas perbuatannya yang nekat curi dan kuras isi ATM majikannya.
“Dari penyelidikan dan kerja keras personil, kami berhasil mengungkap dan mengamankan sepasang suami istri terduga pelaku tindak pidana pencurian,” kata Kapolres.
Ditempat terpisah Kasat Reskrim Arlin Allolayuk menyebutkan bahwa tersangka KS dan H bekerja dirumah korban di Rantetayo Kabupaten Tana Toraja sejak bulan Februari 2024 sampai dengan Juli 2024. Dalam kurun waktu itu KS masuk kedalam kamar korban kemudian mengambil satu kartu ATM BNI, pada kartu ATM tersebut tertulis PIN ATM.
Lanjut Kasatreskrim menjelaskan kronologinya bahwa pada bulan Juli 2024 kedua tersangka keluar dari pekerjaannya dirumah korban, kemudian tanggal 17 Juli 2024 KS mendatangi salah satu Brilink untuk melakukan penarikan pertama kalinya sebanyak Rp 3.500.000,” ujar Iptu Arlin Allolayuk.
“Ia juga menyebutkan bahwa dari kurun waktu Juli 2024 sampai dengan 02 Februari 2025 terduga pelaku melakukan penarikan dana dari rekening korban sebanyak 64 kali transaksi dengan nominal bervariasi, di 31 Brilink di wilayah Kabupaten Tana Toraja, Enrekang dan Morowali, hingga total kerugian korban sebanyak Rp 537.815.000 (lima ratus tiga puluh tujuh juta delapan ratus lima belas ribuh rupiah),” ungkap Kasat Reskrim Polres Tana Toraja.
Tersangka KS dan H ditangkap di Makale Tana Toraja dan penyidik telah menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 10.780.000 (sepuluh juta tujuh ratus delapan puluh ribu rupiah), satu unit mobil, dua unit motor, anting emas dan perabot rumah tangga yang dibeli oleh pelaku dari hasil kejahatan.
Tambah Arlinansius, telah ditemukan alat bukti yang cukup sehingga sejak (07/02/25) tersangka resmi kami tahan, masing – masing (KS) dikenakan pasal 362 KUHPidana Jo. Pasal 64 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 (lima) tahun dan (H) pasal 362 KUHPidana Jo. Pasal 64 KUHPidana atau pasal 480 KUHPidana tindak pidana pencurian dan penadahan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 (empat) tahun.
Atas kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai kejadian serupa agar tidak terjadi lagi dan untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga ataupun informasi penting seperti PIN ATM.(*)
Penulis : Dirga
Editor : Fadli
Tinggalkan Balasan