Pimpin Upacara Hardiknas 2 Mei, Bupati Toraja Utara Menanggapi Isu Dugaan Adanya Transaksi Pengangkatan Kepala Sekolah
TORAJA UTARA, Torajatimes.com | Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong pagi tadi Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dihadiri ratusan Kepala Sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se Kabupaten Toraja Utara.
Upacara Hari Pendidikan Nasional di pusatkan di lapangan bakti Rantepao Toraja Utara, Sabtu (2/5/2026).
Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 ini mengangkat Tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dalam pidatonya di hadapan ratusan kepala sekolah dan guru menyampaikan selamat kepada Kepala Sekolah, Guru, Siswa dan siswi yang hari ini kita memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Fredrik Palimbong mengatakan bahwa dirinya sudah melantik sebanyak 300 Kepala Sekolah beberapa waktu lalu. “Pelantikan Kepala Sekolah adalah hal yang biasa dalam penyegaran,” ucap Bupati.
Dalam mutasi kepala sekolah pasti ada yang tidak puas dan merasa terbebani, dan saya tegaskan bahwa jabatan Kepala Sekolah adalah tugas tambahan dan kepercayaan yang diberikan. Bupati Frederik akan melakukan evaluasi setiap 6 bulan, dirinya mau bahwa Kepala Sekolah yang diberikan kepercayaan betul-betul menunjukkan kinerjanya.
Bupati juga menyampaikan bahwa ada yang mungkin tidak bisa menerima karena dari sekolah jumlah muridnya besar ke jumlah murid yang kecil dan ada jumlah murid yang sedikit ke jumlah yang besar, Bupati menekankan bahwa ini adalah tugas tambahan.
“Menurutnya bahwa menjadi beban kalau Kepala Sekolah sebelumnya adalah Kepala Sekolah berprestasi sehingga bensmartnya atau standarnya lebih tinggi. Namun menjadi tantangan juga bagi yang berprestasi disekolah yang besar lalu di tempatkan disekolah yang kecil untuk harus konsisten menunjukkan semangatnya menjadi tim sukses sekolah,” Ungkap Frederik.
Bupati mengajak seluruh Kepala Sekolah dan guru untuk memberikan yang terbaik untuk sekolah dimana kita diberi tugas dan tanggungjawab sebagai pendidik.
Bupati Frederik menegaskan, akan terus memantau kinerja bapak dan ibu. “Yang memenuhi syarat tentu akan diberikan kesempatan. Tidak ada lagi drama, semua berdasarkan prosedur dan kinerja,” ungkapnya.
Selain itu Bupati juga menanggapi isu yang berkembang terkait dugaan adanya transaksi dalam pengangkatan kepala sekolah, Bupati Frederik dengan tegas membantah hal tersebut.
“Saya tidak menerima seperserpun dalam proses pelantikan. Jika ada informasi seperti itu, silakan laporkan langsung kepada saya (red-Bupati) dan saya pasti tindaklanjuti,” tegas Bupati dihadapan Ratusan Kepala Sekolah, Guru dan Forkopimda.
Dirinya menekankan bahwa kami tidak ingin dunia pendidikan tercoreng oleh isu yang tidak bertanggung jawab.
Ia berkomitmen untuk memajukan sektor pendidikan secara meyeluruh, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Bupati juga mendorong untuk peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan, agar semua sekolah dapat berkembang bersama sebagai satu kesatuan sistem pendidikan di Toraja Utara.
Usai Bupati memberikan pidato dan arahan kepada seluruh Kepala Sekolah dan Guru. Bupati melanjutkan dengan membaca pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed pada Hardiknas 2 Mei 2026 bertema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Pidato menekankan kolaborasi seluruh elemen bangsa, digitalisasi pembelajaran, dan revitalisasi satuan pendidikan (sekolah aman/nyaman) untuk menciptakan pendidikan memerdekakan yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Poin Penting Pidato Hardiknas 2026:
- Partisipasi Semesta: Mengajak sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media untuk mendukung pendidikan.
- Pendidikan Bermutu untuk Semua: Fokus pada pemerataan kualitas pendidikan dan peningkatan sarana prasarana.
- Pembangunan & Digitalisasi: Melanjutkan program PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) Presiden Prabowo, khususnya pada digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi fisik sekolah.
- Refleksi & Memanusiakan Manusia: Menegaskan bahwa pendidikan adalah proses tulus untuk memuliakan dan mengembangkan potensi manusia (sesuai filosofi Ki Hajar Dewantara).
- Pendidikan Berkarakter: Menekankan pentingnya mencetak generasi yang tidak hanya unggul akademik tetapi juga berakhlak mulia.
- Tiga M: Kebijakan peningkatan mutu memerlukan Mindset (pola pikir) maju, Mental kuat, dan Misi lurus.
Pada Upacara Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026 turut hadir Wakil Bupati Toraja Utara, Forkopimda, Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Sekda Toraja Utara, Ketua Dewan Pendidikan Toraja Utara, Ketua YPKT, para Kepala OPD, Ketua TP PKK, dan Ketua Persatuan Dharma Wanita Toraja Utara. (*)
Penulis : Eno
Editor : Redaksi/Rahmad

Tinggalkan Balasan