TORAJATIMES.com

Objektif & Aktual

Pernyataan Sikap FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja “Selamatkan Masa Depan Generasi Emas Toraja dari Judi, Narkoba dan Pergaulan Bebas”

Pernyataan Sikap FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja "Selamatkan Masa Depan Generasi Emas Toraja dari Judi, Narkoba dan Pergaulan Bebas", disampaikan oleh Ketua FKUB Toraja Utara, Pdt Musa Salusu kepada Ribuan Masyarakat Toraja di Lapangan Bakti Rantepao, Sabtu (25/4/2026). FOTO: torajatimes.com

TORAJA UTARA, Torajatimes.com | Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Toraja Utara dan Tana Toraja mengeluarkan pernyataan sikap atau seruan pada pelaksanaan Doa Bersama Sangtorayan yang digelar di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara dan Plaza Kolam Makale Tana Toraja, pada Sabtu (25/4/2026).

Ribuan masyarakat Toraja Utara Penuhi lapangan bakti untuk menghadiri Doa Bersama dan mendengar seruan dan kesepakatan bersama dari parah Tokoh, Pemerintah, dan Rohaniawan serta FKUB Toraja Utara.

Pernyataan Sikap atau seruan Forum Kerukanan Umat Beragama (FKUB) dua Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara ini mengangkat judul “Selamatkan Masa Depan Generasi Emas Toraja dari Judi, Narkoba dan Pergaulan Bebas”

Ketua FKUB Toraja Utara, Pdt Musa Salusu, M.Th mengatakan bahwa seluruh pemimpin lembaga lintas agama yang bernaung dibawah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dua kabupaten yakni Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara melakukan pertemuan dan refeleksi mendalam atas dinamika sosial yang berkembang di Toraja selama ini.

“Dari pertemuan seluruh pemimpin lembaga lintas agama ini, bersepakat membuat maklumat dan seruan sebagai bentuk komitmen untuk menyampaikan kepada Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bersama memberantas dan menindak penyakit sosial seperti Judi, Narkoba dan pergaulan bebas (seks bebas),” ucap Ketua FKUB Toraja Utara, Pdt. Musa Salusu dihadapan ribuan masyarakat Toraja dilapangan bakti rantepao.

Berikut 3 (tiga) Maklumat sebagai bentuk komitmen:
1. Pancasila sebagai fundamen etik bernegara. Dengan ini kami menegaskan kembali bahwa nilai Ketuhanan Yang Maha Esa adalah arah moral dan pondasi asasi bagi terciptanya kemanusiaan yang adil dan beradab demi kokohnya persatuan Indonesia. Segala bentuk penataan kehidupan bermasyarakat di bumi Toraja wanib berpijak pada nilai-nilai agama sebagai roh atas spirit utama dalam mewujudkan keadiln sosial dan kesejahteraan masyarakat.
2. Ketahan Budaya dan Integritas Adat. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan dan kebhinekaan Indonesia, kami berkomitmen penuh untuk menjaga kemurnian adat istiadat Toraja. Kami mendorong seluruh Umat baik islam, kristen, katolik, hindu, budha maupun konguchu untuk menjadi garda terdepan dslam melestarikan nilai-nilai luhur warisan dari degradasi nilai.
3. Darurat Sosila dan Ancaman Generasi Bangsa. Kami menyatakan keprihatinan politik atas terjadinya kemerosotan moral melalui pengoorganisasisan perjudian, peredaran narkoba yang massif serta praktek eksploitasi sosial yang merusak martabat manusia. Pelibatan anak usia sekolah disekitar kontes kerbau dan warung remang-remang adalah ancaman nyata terhadap generasi penerus bangsa.

Selain Maklumat atau keprihatinan diatas, FKUB juga menyerukan dan mendesak kepada:
1. DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara serta Pemda Toraja Utara dan Tana Toraja untuk menerbitkan peraturan daerah dan atau peraraturan Bupati terkait Judi yang dibungkus dalam budaya rambu solo’ melalui kontes kerbau petarung, tedong silaga dan sabung ayam.
2. Pemda menerbitkan atau menindak tegas serta mencabit izin THM atau warung remang-remang yang tidak sesuai dengan peruntukannya yang disinyalir menjadi pusat peredaran narkoba serta pergaulan bebas.
3. Mendukung aparat penegak hukum untuk menindak tegas praktek-praktek judi, narkoba dan warung remang-remang. Kepolisian harus bertindak tegas tanpa kompromi terhadap praktek-praktek yang sudah disebutkan diatas. Tidak memberikan izin bagi kegiatan apapun yang mengandung unsur perjudian. Aparat penegak hukum harus berdiri tegak sebagai pilar supremasi hukum dan pelindung masyarakat.
4. Lembag Agama berkomitmen untuk melanjutkan dan memperkuat pembinaan karakter umat agar memiliki daya tangkal terhadap ancaman judi, narkoba dan pergaulan bebas. Pada saat ini kami suarakan sebagai wujud bela negara untuk menyelamatkan masa depan generasi emas Toraja.

Ketua FKUB Toraja Utara mengimbau dan mengajak sangtorayan bersatu jaga adat dan budaya, jaga generasi muda dan jaga Toraja yang rukun, damai dan sejahtera.

Seperti diketahui bahwa kegiatan aksi damai Doa Bersama Sangtorayan yang di gelar di lapangan bakti Rantepao, Toraja Utara dan Kolam Makale Tana Toraja adalah merupakan gagasan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dua Kabupaten yakni Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara.

Pada Kegiatan tersebut hadir ribuan masyarakat dari 21 Kecamatan se Toraja Utara. Juga hadir Anggota DPR RI Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi, Forkopimda Toraja Utara, Ketua Umum BPS Gereja Toraja Pdt Alfred Anggui, Ketua-Ketua Lembaga Agama, Tokoh Masyarakat, Rohaniawan dan lembaga organisasi Pemuda dan Mahasiswa. (*)

Penulis : Eno
EditorĀ  : Redaksi/Rahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini