News  

Jenewa – Unicev Gelar Orientasi Berjenjang Menghadirkan 28 PKM Se – Kabupaten Toraja Utara

TORAJA TIMES.COM – TORAJA UTARA | Jenewa Madani Indonesia bersama UNICEF mengadakan Orientasi Berjenjang Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) dan Penguatan Pos Yandu kepada 28 PKM yang terdiri dari Bidan dan Pendamping Gizi, kegiatan ini di laksanakan di Hotel Hiltra Rantepao, Rabu (13/07/2023).

Direktur Jenewa Madani Indonesia, Bapak Surahmansah Said, MPH manyampaian bahwa kegiatan ini merupakan penguatan, salah satu perhatian Presiden RI Jokowi terkait dengan pencegahan stunting untuk menciptakan generasi yang berkualitas dan perlu didukung oleh kesehatan, khususnya di masa remaja yang nantinya akan menjadi ibu.

“Program dari Unicef ini sudah masuk tahun ke-3 dimana setiap tahunnya terdapat 4 kabupaten/kota yang dilatih.

Hal yang sama disampaikan Nike Frans, M.P.H mewakili Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Wilayah Sulawesi dan Maluku. Beliau mengatakan bahwa program ini sudah menjadi Gerakan nasional oleh 4 kementrian.

Dijelaskan bahwa Usia remaja merupakan usia yang sangat penting karena pertumbuhan pesat kedua terjadi dan perlu kita kawal bersama jangan sampai kekurangan gizi. Remaja saat ini memiliki 3 beban gizi yaitu kekurangan gizi, kelebihan berat badan dan kekurangan zat gizi mikro seperti anemia. Hal inilah yang melatar belakangi adanya program aksi bergizi.

Orientasi ini merupakan pelatihan berjenjang dari provinsi, Kabupaten sampai ke tingkat sekolah dan saya berharap program ini dapat berlanjut dengan baik.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara, Elizabeth, S.Kp, MARS yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada JENEWA dan UNICEF yang telah melaksanakan kegiatan ini.

Disampaikan pula Ibu wakil Ketua TP PKK Kabupaten Toraja Utara, Damayanti Batti mengucapkan terima kasih kepada UNICEF dan JENEWA didukung oleh Tanoto Foundation yang telah membuat berbagai macam program untuk menurunkan stunting di Kabupaten Toraja Utara.

“Damayanti Batti juga menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan pertemuan kedua dengan JENEWA dan UNICEF yang telah merealisasikan media kampanye berupa kipas dengan bahasa Toraja dan stiker. Besar harapan kami dengan upaya tersebut dapat menurunkan angka stunting di Toraja Utara,”tutur Istri Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong.

Usai memberikan Sambutannya dilanjutkan dengan materi-materi yang di bawakan oleh Nike Frans, M.P.H mewakili Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Wilayah Sulawesi dan Maluku menjelaskan bahwa masalah gizi seperti stunting yang terjadi pada awal kehidupan merupakan masalah yang memiliki dampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dampak buruk yang terjadi ketika ibu hamil dan anak baduta mengalami masalah gizi pada masa 1000 HPK adalah gangguan perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik dan gangguan metabolisme dalam tubuh.

Beberapa fakta menunjukkan bahwa 60% anak usia 0-6 bulan tidak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) secara ekslusif, dan 2 dari 3 anak usia 0-24 bulan tidak menerima Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) yang optimal.

Maka dari itu pada Rabu, 13 Juli 2023, di Hotel Hiltra Rantepao Yayasan Jenewa Madani Indonesia dan UNICEF bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan didukung oleh Tanoto Foundation menghadirkan 28 PKM se- Kecamatan Toraja Utara selama 1 hari untuk melakukan kegiatan Orientasi Berjenjang PMBA dan Penguatan Posyandu dengan pendekatan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku dalam PMBA.

Kegiatan ini merupakan orientasi secara berjenjang yang akan terus berlanjut hingga tingkat posyandu. Di tingkat masyarakat, kader posyandu memegang peranan penting dalam memberikan konseling dan edukasi PMBA kepada ibu hamil dan orang tua atau pengasuh anak baduta. Sehingga dengan harapan posyandu dengan manajemen pelayanan yang tepat dapat membantu memantau status pertumbuhan dan perkembangan balita, serta mampu mendeteksi balita dengan risiko gangguan tumbuh kembang,”pungkas Nike Frans, M.P.H.

Editor : Eno