Kabag Ops Polres Toraja Utara Berikan Arahan kepada Ratusan PPK dan PPS pada Rakor Pendistribusian Logistik Pemilu 2024

TORAJA TIMES.COM – Toraja Utara | Kabag Ops Polres Toraja Utara, Kompol Marten Tangallo mewakili Kapolres Toraja Utara hadir memberikan arahan kepada ratusan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitian Pemungutan Suara (PPS) pada Rapat Koordinasi dalam rangka Pemdistribusian Logistik Pemilihan Umum Tahun 2024 di Misiliana Hotel, Jumat (09/02/2024).

Didampingi Sekertaris KPU Toraja Utara, Kompol Marten Tangallo mengatakan bahwa dalam Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 ini, kami dari Polres Toraja Utara siap mengawal mulai dari gudang KPU Toraja Utara sampai ke Kecamatan dan Lembang Kelurahan dimana tempat lokasi TPS.

Dia menyatakan bahwa pengawalan logistik Pemilu 2024 merupakan prioritas utama dalam menjaga kelancaran dan keamanan proses demokrasi. Dengan adanya pengawalan yang ketat, diharapkan logistik tersebut dapat sampai ke tujuan dengan aman dan tepat waktu.

Kabag Ops menegaskan kepada seluruh PPK dan PPS jangan berangkat kalau tidak dikawal oleh Kepolisian. Kenapa, karena dalam pendistribusian logistik pemilu di butuhkan kehadiran kepolisian karena kalau ada apa apa yang terjadi kepolisian lagi di salahkan. Jadi kami akan siapkan sesuai dengan pengendaliannya. Setiap PPK itu ada pengendalinya, jadi saya minta kepada seluruh PPK agar berkoordinasi dengan Padal setibanya logsitik di wilayah masing-masing dan jangan di fokuska kepada kepolisian saja.
“Jadi semuanya itu tanggungjawab kita bersama, mulai dari linmas, PPK, Kepolisian dan termasuk dari Kodim,”kata Kompol Marten Tangallo.

Ditambahkan bahwa kami menggunakan pola 2, 8, 16, kenapa demikian karena kami kekurangan personil. Kami dari Polres Toraja Utara meminta BKO dari Polda sebanyak 123 tapi hanya di berikan 75 personil saja. Sehingga nantinya kami akan tempatkan di beberapa Kecamatan seperti Rantepao, Sanggalangi, Sesean dan Kesu’. “Jadi saya minta kepada seluruh PPK agar berkoordinasi dengan Camat setempat, karena mereka akan tinggal di PPK.

Kabag Ops juga menyampaikan bahwa 75 personil dari Polda Sulsel akan datang pada tanggal 12, dan tanggal 12 malam akan bergeser ke PPK sesuai dengan ploting PPS atau ploting PPK, dan pada tanggal 16 Februari kembali ke Polda,”ungkap Kompol Marten Tangallo kepada seluruh PPK dan PPS di rapat Koordinasi.

“Dia juga menyarankan kepada seluruh PPK dan PPS agar betul-betul memperhatikan pembuatan tempat Pemungutan Suara di TPS, karena kita tau semua bahwa cuaca di Toraja tidak begitu baik, curah hujan sangat tinggi. Jadi ini harus di antisipasi semua, ini saya sampaikan kepada kita semua PPK dan PPS, karena dari bapak Kapolda Sulsel menyampaikan hal ini kepada seluruh Polres,”jelas Kabag Ops.

Dijelaskan juga bahwa untuk Kotak Suara, dari kepolisian tidak bisa mengangkat dari TPS ke TPS, yang megangkat Kotak Suara adalah Linmas, Polisi hanya dapat mengawal sehingga proses pemilu dapat berjalan dengan baik, lancar, sukses dan aman,”jelas Kabag Ops.

Ditegaskan Kabag Ops bahwa PPK dan PPS jangan takut, kita bekerja sesuai prosedur, jadi kalau ada apa-apa langsung komunikasi dengan Padal atau anggota Polisi sehingga semua dapat di atasi,”tegas Kompol Marten Tangallo. (*)

Penulis : Eno
Editor   : Jansen