Komisoner KPU Toraja Utara Bersama Awak Media Diskusi Tahapan Pemilu dan Cegah Mitigasi Resiko

TORAJA TIMES.COM – TORAJA UTARA |Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan menggelar Media Gathering bersama beberapa awak media, Kamis (27/12/2023).

Sebelum berdiskusi, Ketua KPU Toraja Utara, Jan Hery Pakan di kantor KPU memberikan arahan seputar tahapan pemilu yang sudah di lalui dan yang akan di gelar pada hari “H” nantinya. Media Gatering ini di laksanakan untuk saling memberikan masukan antara awak media dan KPU itu sendiri.

Jan Hery Pakan menyampaikan dilakukan media gathering KPU bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tahapan-tahapan Pemilu yang berlangsung baik itu masa kampanye, DPT, DPTb, DPK, perekrutan calon KPPS, kesiapan dan pendistribusian logistik dan lainnya.

Pada kegiatan media gatering hadiri Anggota KPU Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Furqan Mansyur Batkam, Divisi Teknis Penyelenggara, Semuel Rianto Tappi dan Divisi SDM dan Parmas, Harsal Lahiya.

“Kami berharap masukan rekan media terkait tahapan kami lakukan ini demi meminimalkan hal-hal yang dapat menjadi kendala dalam tahapan,” tuturnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat mengenai informasi tentang Pemilu agar perlunya selektif dalam mendapatkan informasi yang bersumber dari media resmi.

Terkait logistik di gudang, Ketua KPU Toraja Utara mengatakan logistik telah lengkap sisa menunggu surat suara, formulir c hasil dan c plano dan sebagainya.

Saat ini kami menunggu perintah dari KPU provinsi untuk bersama-sama turun memantau langsung ke percetakan sebelum di distribusikan ke daerah,”ujarnya.

Furqan selaku Divisi Perencanaan, Data dan Informasi mengajak media di Toraja agar sama-sama menjaga cyber, menurutnya kedepan banyak serangan pada aplikasi yang digunakan KPU dan website yang kemungkinan rawan diretas oleh hacker.

“KPU tegaskan dan sampaikan bahwa sampai saat ini sistem informasi dipegang KPU masih dalam keadaan baik dan kami harap masyarakat hadir bersama kami mengawal tahapan, transparan dan publikasi dijangkau pembaca sehingga pesta demokrasi tercapai sesuai keinginan bersama,” ungkapnya.

Harsal Lahiya mengatakan saat ini juga berlangsung perekrutan calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dibutuhkan KPU Toraja Utara sebanyak 5.235 orang yang tersebar di 748 Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti yang tersebar di 151 kelurahan/lembang (desa) pada 21 Kecamatan.

“KPPS ditetapkan pada 25 Januari 2024 nanti dan langsung dilantik, masa kerja hingga 25 Februari 2024 mendatang, terkait Bimtek ke KPPS itu nanti ada waktunya dan tujuh KPPS terlibat pada perhitungan suara sehingga waktu diusahakan dapat sesingkat mungkin,” tutur Harsal.

Semuel Rianto Tappi menyampaikan kepada media mengenai pelaporan anggaran dana kampanye melalui aplikasi Sikadeka yang dioperasikan KPU dan Partai Politik sebagai peserta Pemilu.

“KPPS telah dilantik nanti langsung diberikan bimbingan teknis secepat mungkin oleh PPS, PPK dan KPU, kami juga akan terus memantau titik koordinat TPS yang telah ditentukan hingga kemungkinan masalah pada pendistribusian logistik di TPS rawan cuaca dan akses kurang memadai,” jelasnya.

Lanjut Semuel, penyelenggara Pemilu juga dibantu atas kerjasama pihak KPU bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan dan bantuan Puskesmas di wilayah TPS masing-masing.

Mitigasi Resiko selalu dilakukan, distribusi logistik di dahulukan yang jauh dan berat medannya dan ini sekarang ditelusuri penyelenggara di wilayahnya yang selalu dilaporkan ke KPU kabupaten sehingga diketahui mana yang harus diberi perhatian khusus,”imbuhnya.

Mengakhiri diskusi bersama awak media, Semuel menyampaikan terima kasih atas masukan pada diskusi bersama teman-teman wartawan yang berkesempatan hadir dan terus membantu pemberitaan KPU Toraja Utara sampai selesainya Pemilu 2024,”pungkasnya.(*)

Penulis : Eno
Editor   : Jansen