Wakil Bupati Toraja Utara Buka Workshop Pembinaan Tata Kelola RSUD Pongtiku
TORAJA UTARA, Toraja Times.com | Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi, S.Ak., M.B.A, secara resmi membuka kegiatan workshop pembinaan tata kelola rumah sakit yang digelar di RSUD Pongtiku, Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan tata kelola rumah sakit milik pemerintah daerah tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerja sama dengan tim pembina dari RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.
Workshop yang berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 April 2026,ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya melalui penguatan tata kelola rumah sakit. Fokus pembinaan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari manajemen pelayanan medis, pengelolaan keuangan, penguatan sumber daya manusia (SDM), hingga peningkatan sistem operasional dan teknologi informasi rumah sakit.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembinaan langsung dari tim ahli yang terlebih dahulu melakukan asesmen awal terhadap kondisi RSUD Pongtiku. Hasil asesmen tersebut kemudian dijadikan dasar dalam penyusunan rencana tindak lanjut (action plan) yang terarah dan terukur, guna mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Toraja Utara menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta tim pembina dari RSO Soeharso Surakarta atas dukungan dan pendampingan yang diberikan. Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum penting dalam upaya pembenahan sistem pelayanan kesehatan di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim dari RSO Soeharso Surakarta. Kehadiran Bapak/Ibu merupakan kehormatan sekaligus peluang berharga bagi kami untuk belajar langsung dari institusi yang telah memiliki reputasi nasional dalam tata kelola dan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa RSUD Pongtiku merupakan tumpuan utama masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas. Namun demikian, pelayanan medis yang optimal harus ditopang oleh sistem tata kelola yang baik, akuntabel, dan transparan.
“Tantangan dunia kesehatan ke depan semakin kompleks. Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional terus meningkat. Oleh karena itu, melalui workshop ini, saya berharap RSUD Pongtiku dapat mengadopsi sistem manajemen rumah sakit yang lebih modern, efektif, dan efisien,” tambahnya.
Ia juga berharap seluruh jajaran manajemen dan tenaga medis dapat menyerap ilmu serta pengalaman dari tim pembina, khususnya dalam hal standarisasi pelayanan dan tata kelola klinis. Tidak hanya itu, kerja sama yang terjalin diharapkan dapat berlanjut menjadi kemitraan yang lebih luas, termasuk dalam pengembangan layanan spesialis dan sistem rujukan di masa depan.
“Kita ingin RSUD Pongtiku bukan sekadar tempat berobat, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan yang profesional, ramah, dan mampu menjadi teladan di wilayah Toraja dan sekitarnya,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan workshop dengan harapan besar agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Toraja Utara.
“Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, kegiatan Workshop Pembinaan Tata Kelola RSUD Pongtiku oleh RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta dengan ini saya nyatakan secara resmi dibuka,” ucapnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari pihak RSO Soeharso Surakarta kepada Wakil Bupati Toraja Utara, Direktur RSUD Pongtiku, serta Kepala Dinas Kesehatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara, Direktur RSUD Pongtiku, serta jajaran tenaga medis dan manajemen rumah sakit.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan RSUD Pongtiku mampu mengimplementasikan tata kelola rumah sakit yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel, serta semakin siap dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa yang akan datang.(*)
Penulis : Reza
Editor : Redaksi/Rahmad

Tinggalkan Balasan